Test Ride Sherco 300 SE-R Six Days – Ringan & Lincah

Test Ride Sherco 300 SE-R Six Days – Ringan & Lincah

/ By : / Category : Dirt Bike

Nsoworld.com – Pelan tapi pasti. Sherco mulai serius merambah pasar trail tanah air. Segmentasi motor trail di Indonesia yang pangsa pasarnya semakin besar membuat brand motor trail asal Prancis ini mulai memberi warna. Setidaknya, kemunculannya mulai sejajar dengan brand lain seperti Husqvarna dan KTM yang terlebih dulu leading.

Sherco 300 SE-R Six Days yang berspesifikasi mesin tipe 2 tak ini digadang-gadang akan mencuri perhatian para pecinta trail endure di tanah air. Kali ini Nsoworld.com mencoba memberikan gambaran bagaimana merasakan sensasi motor trail 2 tak.

Kapasitas mesin bisa dibilang lumayan besar yakni 300 cc. Seperti trail enduro pada umumnya, sektor panel terbilang umum. Tidak banyak tombol, di sebelah kanan hanya ada 2 tombol yakni engine cut off dan engine starter. Saat tombol engine starter ditekan, mesin dengan mudah menyala. Suara khas motor trail 2 tak, dengan harum asap knalpot serasa kita bernostalgia pada masa keemasan trail 2 tak.

Beberapa saat Nsoworld.com mencoba memainkan dan memutar gas untuk merasakan raungan mesin dan suara khas motor 2 tak. Suara renyah karena Sherco 300 Se-R Six Days ini sudah dibekali saluran gas buang berlabel FMF. Bahkan dari leher hingga silencer semuanya sudah menggunakan FMF. Jadi, knalpot standar saja sudah sangat mumpuni sehingga tidak perlu lagi mengganti dengan produk knalpot aftermarket.

Bagi Nsoworld.com yang memiliki postur tubuh 163cm, tentu motor ini sangat jenjang. Karena memiliki spesifikasi ground clearance yakni 35,5 cm. Sedangkan tinggi joknya saja hampir 1 meter, lebih tepatnya menurut spesifikasi adalah 95 cm. Komposisi ini sangat tinggi.

Untung Nsoworld.com mengenakan boots dalam sesi test ride ini, sehingga sedikit membantu. Namun demikian, saat sudah berada di jok kedua kaki tidak bisa menjejak tanah. Meski sudah dibantu dengan redaman suspensi belakang yang empuk sehingga motor menjadi lebih rendah namun tetap saja dengan postur segitu praktis hanya salah satu kaki yang bisa turun.

Impresi pertama yang dirasakan Nsoworld.com saat mulai memutar gas, bahwa motor ini mempunya akselerasi yang powerfull, khas motor 2-tak. Bahasa anak motornya bisa disebut tarikannya yahud. Kebetulan sesi test ride ini dilakukan di sirkuit motocross Djagung Malang. Sehingga berbagai handicap dan medan lengkap untuk kebutuhan test ride ini. Sehingga Nsoworld.com benar-benar merasakan kemampuan motor ini secara lengkap.

Dari suspensi, performa hingga braking system semua bisa langsung dicoba. Uniknya, meski punya performa akselerasi yang powerfull, namun motor ini sebetulnya bisa mengerti apa yang dibutuhkan riders. Ingin merasakan sensasi performa yang powerfull, kita bisa langsung putar gas keras-keras. Namun, saat diajak lembut motor ini pun dengan mudah mengikuti perintah pengendara.

Karakteristik semacam ini sangat sesuai untuk kebutuhan enduro dan trail adventure. Karena, motor sangat mumpuni untuk melahap berbagai kondisi rute atau jalur. Butuh torsi atau speed keduanya bisa dilakukan.

Surpise lain yang diarasakan Nsoworld.com saat menjajal motor ini salah satunya adalah kesan ringan. Meski memiliki postur tinggi, namun motor ini sangat mudah dikendalikan. Handling begitu lincah, dan sangat ringan. Bagi pemula, hingga profesional akan sangat mudah menyesuaikan diri dengan motor ini.

Apalagi redaman suspensi depan dan belakang yang ditopang oleh WP Suspension benar-benar terasa kelebihannya. WP Suspension sendiri adalah salah satu produk suspensi terbaik. Sehingga pantas jika motor inipun memiliki handling yang sangat lincah.

Yang pasti, Nsoworld.com sangat betah membesut motor ini. Rony

Foto: Rony

Spesifikasi

Mesin : 2 Tak “single cylinder”

Kapasitas Mesin : 293.14 cc (17.89 cu in)

Bore & Stroke :     72 x 72 mm (2.83 x 2.83 in)

Aki : 12 V / 4Ah Yuasa

Karburator :         Keihin PWK 36

Pendingin : Liquid system

Sterter :       Electric Starter

Knalpot :  FMF

Pengapian :          DC – CDI

Transmisi :  6 speed

Kopling : Hidrolis

Pengapian : 220 W

Kapasitas tangki : 9.5 Liter

Pengereman :        Brembo Hydraulic Ø 260 mm (10.24 in) (depan)

Ø 220 mm (8.66 in) (rear)

Sok depan : WP hydraulic telescopic adjustable compression and rebound 48 mm diameter with 300 mm of stroke

Sok belakang : WP Monoshock progressive pre-load 330 mm (13 in) Racing shock.

Roda Depan :        1.60 x 21″ aluminum / Michelin Enduro Competition tube-type tire

Roda Belakang : 2.15 x 18″ aluminum / Michelin Enduro Competition tube-type tire

Berat :         105 kg (231.49 lb)

Wheelbase   1480 mm (58.27 in)

Ground clearance : 355 mm (13.98 in)

Tinggi jok : 950 mm (37.4 in)

Harga : Rp. 142.500.000

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *